Kalau kamu nemu artikel ini, kemungkinan besar kamu lagi ada di fase:
βPengen bikin bot/chat assistant sendiriβ¦ tapi setup awalnya bikin ngantuk.β
Santai.. Mari kita bikin pelan-pelan π
Di artikel ini kita bakal bahas:
- Cara install OpenClaw di Linux
- Cara integrasi ke Telegram
- Cara integrasi ke WhatsApp
0) Sebelum mulai: yang perlu disiapkan
Minimal kamu punya:
- Linux (Ubuntu/Debian paling aman buat contoh ini)
- Akses terminal
- Git
- Docker + Docker Compose
- Sedikit kopi (opsional tapi membantu)
Cek dulu versi tools-mu:
git --version
docker --version
docker compose versionKalau Docker belum ada, install dulu dari dokumentasi resmi Docker ya.
1) Install OpenClaw di Linux
Catatan: struktur repo OpenClaw bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi kalau ada nama file/command beda tipis, tinggal sesuaikan dari README repo utamanya.
Step 1 β Clone repository
git clone https://github.com/openclaw/openclaw.git
cd openclawStep 2 β Siapkan environment file
Biasanya ada file contoh semacam .env.example.
cp .env.example .envLalu edit .env:
nano .envIsi variabel penting (contoh):
APP_ENV=production
APP_PORT=3000
OPENAI_API_KEY=isi_api_key_kamuKalau OpenClaw-mu pakai provider LLM selain OpenAI, tinggal isi sesuai provider yang kamu pakai.
Step 3 β Jalankan pakai Docker
docker compose up -d --buildCek container jalan:
docker compose psKalau sehat, biasanya service akan muncul status Up.
Step 4 β Test endpoint lokal
Misal aplikasi jalan di port 3000:
curl http://localhost:3000/healthKalau dibalas ok / status sehat, berarti instalasi dasar beres β
2) Integrasi OpenClaw ke Telegram
Telegram paling gampang buat mulai, karena alurnya cukup jelas.
Step 1 β Buat bot di BotFather
- Buka Telegram, cari @BotFather
- Kirim
/newbot - Ikuti instruksi sampai dapat BOT_TOKEN
Format token biasanya kayak gini:
123456789:AA....Step 2 β Set webhook endpoint
Kita anggap OpenClaw menyediakan endpoint webhook Telegram, contoh:
https://domainkamu.com/webhook/telegramSet webhook:
curl -X POST "https://api.telegram.org/bot<BOT_TOKEN>/setWebhook" \
-d "url=https://domainkamu.com/webhook/telegram"Kalau response "ok":true, artinya Telegram udah nyambung ke server kamu.
Step 3 β Tambahkan token ke .env
TELEGRAM_BOT_TOKEN=123456789:AA....
TELEGRAM_WEBHOOK_SECRET=isi_secret_acakSetelah update env, restart service:
docker compose down
docker compose up -dStep 4 β Test kirim pesan
Chat bot kamu dari akun Telegram pribadi. Kalau OpenClaw terkonfigurasi benar, pesan masuk ke backend lalu dibalas otomatis.
3) Integrasi OpenClaw ke WhatsApp
Nah, ini bagian yang sering bikin bingung. Ada 2 jalur:
- Resmi: WhatsApp Cloud API (Meta) β cocok untuk production
- Tidak resmi (web automation/library tertentu) β cepat buat eksperimen, tapi rawan blokir
Aku saranin: kalau serius dipakai user asli, langsung pakai Cloud API resmi.
A) Jalur resmi (WhatsApp Cloud API)
Step 1 β Buat app di Meta for Developers
- Login ke:
developers.facebook.com - Buat App baru
- Tambahkan produk WhatsApp
- Ambil:
WHATSAPP_PHONE_NUMBER_IDWHATSAPP_ACCESS_TOKENWHATSAPP_VERIFY_TOKEN(kamu buat sendiri)
Step 2 β Setup webhook
Di dashboard Meta, isi webhook callback URL ke endpoint OpenClaw kamu, contoh:
https://domainkamu.com/webhook/whatsappMasukkan juga verify token yang sama seperti di .env.
Step 3 β Tambahkan env
WHATSAPP_PHONE_NUMBER_ID=1234567890
WHATSAPP_ACCESS_TOKEN=EAAG...
WHATSAPP_VERIFY_TOKEN=token_rahasia_kamuRestart service:
docker compose restartStep 4 β Kirim pesan uji
Kirim chat ke nomor WhatsApp bisnis yang terhubung. Lihat log:
docker compose logs -fKalau event masuk kelihatan di log, tinggal pastikan handler OpenClaw mengirim response dengan format yang benar.
4) Biar gak pusing: checklist troubleshooting
Kalau bot belum respon, cek ini dulu sebelum panik:
- Domain webhook pakai HTTPS (bukan HTTP biasa)
- Port aplikasi terbuka dan bisa diakses publik
- Token di
.envbener (gak ketuker antar service) - Waktu server sinkron (NTP aktif)
- Cek log container, jangan nebak-nebak
Command andalan:
docker compose ps
docker compose logs -f
curl -I https://domainkamu.com5) Penutup
Intinya gini:
- Install OpenClaw di Linux itu relatif gampang kalau lewat Docker
- Telegram biasanya jadi integrasi pertama yang paling ramah pemula
- WhatsApp bisa banget, tapi untuk jangka panjang mending lewat Cloud API resmi, soalnya kalo ilegal biasanya gampang kena begal.
Kalau di tengah jalan kamu mentok, tanya AI aja wkwkk. Setup bot itu emang campuran antara teknis + sabar + baca log π
Pelan-pelan, yang penting nyala dulu. Setelah itu next baru kita bikin keren β¨